Wahai Tuhan..

Wahai Tuhan..
Aku tahu kita tak saling bicara.
Tapi tentunya Kau masih ingat aku, sebagaimana aku tak menyangkal-Mu.
Dan jika ini detik-detik penghabisanku, izinkan aku kesal pada-Mu di dalam kepasrahanku.
Sepanjang hidup Engkau selalu membingungkan, dengan cara-cara aneh Kau tunjukkan keagungan.
Kau, dengan teka-teki-Mu bernama takdir. Bahkan di saat seperti ini, ada saja cara kalian membuatku tertawa sekaligus tersindir.

-Dee, Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh-

0 komentar: